Profil LBIQ

Pelajari lebih lanjut tentang sejarah, visi, misi, dan program-program unggulan dari LBIQ

Latar Belakang

Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an (LBIQ) Provinsi DKI Jakarta hadir sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan umat Islam, khususnya dalam bidang pembelajaran Al-Qur'an dan bahasa Arab. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam memerlukan kemampuan membaca dan memahami isi serta maknanya secara benar agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan yang padat aktivitas, tidak sedikit warga yang memiliki keterbatasan waktu, sarana, dan metode pembelajaran yang efektif untuk mempelajari Al-Qur'an secara mendalam. Selain itu, berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi turut mendorong meningkatnya minat masyarakat terpelajar untuk mengkaji Al-Qur'an secara lebih sistematis dan kontekstual. Menjawab kebutuhan tersebut, LBIQ dibentuk sebagai lembaga pendidikan dan pengkajian Al-Qur'an yang menerapkan pendekatan pembelajaran modern, terstruktur, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Sejarah LBIQ

Gagasan pendirian LBIQ berawal dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan layanan pembelajaran Al-Qur'an bagi masyarakat dan karyawan pemerintah daerah tanpa mengganggu aktivitas utama mereka. Setelah melalui proses kajian, penelitian, studi banding, serta berbagai forum ilmiah, dibentuklah Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an (LBIQ) sebagai lembaga pengkajian Al-Qur'an yang memadukan aspek bahasa, ilmu Al-Qur'an, dan metode pembelajaran modern.

Pembangunan LBIQ dimulai pada awal 1980-an dengan dukungan pendanaan dari zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZIS DKI Jakarta. Gedung utama LBIQ yang berlokasi di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diresmikan pada 24 Desember 1985 dan sejak saat itu LBIQ secara resmi beroperasi melayani karyawan Pemda DKI Jakarta serta masyarakat umum. Seiring waktu, LBIQ terus berkembang baik dari sisi fasilitas, program pendidikan, maupun peran strategisnya sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan bahasa serta ilmu Al-Qur'an di Provinsi DKI Jakarta.

Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3